Setelah
melewati proses seleksi yang panjang, Panitia seleksi CPNS Kementerian Hukum dan Hak
Asasi Manusia (Kemenkumham) akhirnya mengumumkan hasil seleksi penerimaan CPNS
Kemenkumham, pada Kamis (9/11/2017). Sebanyak 17.521 orang dinyatakan
lolos seleksi penerimaan CPNS Kemenkumham.
Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Hamonangan Laoly menuturkan,
proses seleksi CPNS tersebut digelar demi menyaring Putra dan Putri terbaik
Indonesia untuk bekerja sebagai PNS Kemenkumham sekaligus mengabdi kepada
masyarakat dalam bekerja
Proses
perekrutan CPNS Kemenkumham 2017 ini bukanlah merupakan hal yang mudah dan
singkat. Sebab proses perekrutan CPNS Kemenkumham 2017 ini dilakukan secara
terbuka tanpa ada tindakan berupa Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN).
“Dengan
begitu antusiasnya masyarakat dengan lowongan perekrutan CPNS Kemenkumham 2017.
Kami pun berupaya semaksimal mungkin untuk dapat melakukan proses seleksi yang
terbuka dan fairtanpa memberikan celah untuk kecurangan.
Dan kami dapat menyatakan bahwa perekrutan CPNS 2017 dilakukan secara bersih
tanpa ada pungli dan kecurangan,” tegas Yasonna.
Selain
itu, proses seleksi CPNS Kemenkumham juga memiliki banyak tahapan persiapan dan
koordinasi yang dilakukan secara intensif dengan Kementerian dan Lembaga lain
yang terkait. Semisal, bekerjasama dengan aparat TNI dan Brimob yang tersebar
di Indonesia.
Yasonna
menjelaskan, sebagai pelaksana proses seleksi CPNS Kemenkumham. Panitia seleksi CPNS
Kemenkumham pusat maupun daerah ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada
Panitia Seleksi Nasional (Panselnas).
terdapat
sebanyak 17.521 orang yang lulus dari 1.116.138 yang mendaftar. Mereka mulai bekerja
pada Januari 2018.
17.521
CPNS yang lulus itu terdiri dari pelamar tingkat SMA berjumlah 14.000 orang,
dari D-3 30 orang, dokter umum 33 orang, dan pelamar dari S-1 berjumlah 3.458
orang.
Sebenarnya,
pihaknya menyediakan formasi CPNS sebanyak 17.526. Sayangnya, untuk kuota
lowongan dokter spesialis sebanyak lima orang tidak ada yang melamar.
Advertisement
