Menariknya, kecintaan terhadap berkuda ini juga yang mempertemukannya dengan kekasihnya, pria keturunan Mesir bernama Nayel Nassar. Seperti diketahui, Jennifer baru-baru ini terlihat bersamanya. Ada dua foto bersama pria tersebut yang dibaginya di Instagram.
Banyak yang meyakini, keduanya merasa cocok karena punya kesamaan sedang mengejar mimpi menjadi atlet berkuda profesional papan atas. Nassar yang berusia 26 tahun telah menorehkan berbagai prestasi. Ia pun membimbing Jennifer mengikuti jejaknya.
Status ayahnya yang merupakan orang terkaya dunia tidak membuat Jennifer bertingkah. Seperti anggota keluarganya yang lain, Jennifer dikenal sederhana dan tidak neko-neko.
Ayahnya sendiri 'pelit' warisan. Pria berharta USD 89,2 miliar ini pernah mengatakan, tidak akan melimpahi kekayaan pada anak-anaknya. Dia dan istrinya sepakat, harta mereka sebagian besar akan diamalkan melalui yayasan Bill & Melinda Gates Foundation.
"Tidak baik buat anak-anak jika memberikan mereka kemakmuran dalam jumlah begitu besar. Itu akan mengganggu apapun yang mungkin akan mereka lakukan, mereka harus membuat jalannya sendiri," sebut Bill suatu ketika.
"Uang ini didekasikan untuk membantu mereka yang miskin, dan anak-anak kami tahu itu, mereka juga bangga akan hal itu, karena mereka telah melihat pekerjaan yang sudah dilakukan (oleh yayasan)," tegasnya
Nassar dan Jennifer memang sama-sama atlet berkuda profesional dan berkompetisi di ajang tersebut. Mungkin kesamaan hobi itulah yang membuat mereka merasa saling cocok.
Dan Bill Gates serta Melinda sangat mendukung ambisi anak sulungnya menjadi atlet berkuda profesional. Jennifer pun disediakan sarana berlatih kuda yang sangat lengkap untuk mendukung karirnya.
Nassar sendiri lahir di Chicago pada tahun 1991. Orang tuanya berasal dari Mesir dan pernah tinggal di Kuwait bersama keluarganya. Nassar kuliah manajemen dan ekonomi di kampus bergengsi Stanford, yang juga almamater Jennifer. Nassar lulus dari sana pada tahun 2013.
Nassar juga lancar berbahasa Inggris, Prancis, Jerman dan Arab. Bukan cuma itu, dia juga sering mencetak prestasi di arena olahraga berkuda. Februari awal tahun ini, dia memenangkan kompetisi Longines FEI World Cup di Wellington, Selandia Baru.
Ia juga punya bisnis sendiri meski masih kecil-kecilan. Yakni mengoperasikan tempat pelatihan dan penjualan kuda di dekat San Diego.
Advertisement
